Segera Maksimalkan Internet Marketing untuk Bisnis anda

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, hari ini resmi membuka ajang pameran industri e-Commerce, Indonesia E-commerce Summit and Expo (IESE) 2017, yang digelar di Indonesia Convention and Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan. Dalam sambutannya, Rudiantara menyampaikan potensi digital Indonesia sangat besar. Karena itu para pelaku industri e-Commerce Indonesia harus mampu memanfaatkan potensi digital Indonesia yang saat ini terus bertumbuh, seiring meningkatnya pengguna internet.
Menurutnya kegiatan perdagangan digital merupakan kekuatan ekonomi baru yang diyakini dapat menempatkan Indonesia sebagai yang terdepan di kawasan regional. Rudiantara juga menekankan bahwa saat ini pemerintah sedang fokus membangun Indonesia, bagaimana memeratakan pembangunan ekonomi di Indonesia. ┬áIa juga mendorong agar perbankan bisa mengintegrasikan layanan mereka dengan berbagai teknologi yang saat ini berkembang, jika tidak ingin pasarnya digerus. IESE yang tahun ini mengusung tema “Empowering the Digital Energy of Asia” diharapkan dapat menindaklanjuti program pemerintah tentang teknologi dan ekonomi digital bagi UMKM, serta mendukung program Kemenkominfo dalam mensosialisasikan Roadmap E-commerce Indonesia, terutama untuk mencapai 1.000 technopreneur di tahun 2020.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Indonesia E-commerce Association (idEA), Aulia Marinto, menyatakan 2016 merupakan momen penting bagi pemain e-Commerce. Inilah yang melatarbelakangi idEA kembali menggelar IESE yang kedua ini, untuk mengakomodir masyarakat dan para pelaku usaha yang ingin menggali lebih jauh perkembangan industri e-Commerce di Indonesia. Aulia menambahkan, saat ini Indonesia sudah dijadikan banyak target oleh negara-negara lain mengingat besarnya potensi industri e-Commerce di Tanah Air. “Tidak mustahil Indonesia bisa menjadi the next China di dunia e-Commerce,” ujarnya di gedung ICE, Selasa (9/5/2017).
IESE 2017 diramaikan oleh sekitar 150 perusahaan di bidang e-Commerce Indonesia. Selain itu, lebih dari 100 pembicara baik dari dalam maupun luar negeri juga dihadirkan selama pameran berlangsung, 9-11 Mei 2017. Mereka akan berbagi pengalaman tentang tantangan dan peluang industri e-Commerce di Indonesia dan dunia. Usai meresmikan pembukaan pameran IESE 2017, Menkominfo didampingi oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, serta perwakilan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), mengunjungi booth-booth pameran di area ICE.
Lakukan SEO terintegrasi untuk website bisnis anda, oleh agensi Jasa SEO terbaik dan terpercaya di Indonesia. Jangan sampai salah pilih atau investasi anda di bidang internet marketing hanya akan berujung sia-sia.
sumber : Liputan6.com

Internet Marketing untuk Bisnis Pariwisata

photo courtesy : kompas.com

Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan saat ini promosi pariwisata tidak perlu dilakukan dengan “wara-wiri” atau pergi ke luar negeri karena hal itu dinilai tidak efektif. Pastika, di Denpasar, Rabu (11/5/2016), berpandangan promosi pariwisata yang tepat itu justru dengan menggunakan media daring (online) ataupun lewat berbagai konferensi yang digelar di Bali. “Promosi itu tidak mesti kita keluar kok, kalau ada konferensi di Bali sekaligus kita promosikan. Atau cukup orang bikin film, itu juga promosi. Seperti film Eat, Pray and Love itu luar biasa,” ucapnya usai memimpin rapat evaluasi pembangunan triwulan I/2016 Pemprov Bali. Oleh karena itu, lanjut Pastika, pihaknya tidak membiayai dana promosi pariwisata ke luar negeri karena pengusaha industri pariwisata juga merupakan kalangan yang berduit. “Masak kita ngongkosin orang yang berduit. Sayanglah duitnya. Maaf ya saya berbeda pikiran. Saya paling nggak suka wara-wiri gitu, rombongan banyak ke mana-mana,” ucapnya.

Pastika menegaskan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan pemerintah provinsi seharusnya bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat. “Bayangkan kalau saya anggarkan sekian miliar (untuk promosi wisata), kan lebih baik untuk bedah rumah, kelihatan langsung hasilnya bagi rakyat, daripada pergi ke mana-mana,” ujarnya. Selain itu, menurut Pastika, pemerintah juga sudah mengalokasikan anggaran yang besar untuk menjaga keamanan Bali supaya kondusif. “Kalau tidak aman, memang bisa pariwisata hidup? Kondisi yang kondusif ini membuat pariwisata hidup, apa itu tidak cukup? Berhentilah untuk wara-wiri itu karena duit digunakan untuk wara-wiri, saya nggak mau,” kata mantan Kapolda Bali itu.
Segera lakukan promosi online melalui Jasa SEO untuk bisnis pariwisata anda, terutama jika anda pemilik hotel/penginapan, agen wisata dan tour travel dan sebagainya.
sumber : KOMPAS.com